Tampilkan postingan dengan label Tugas Harian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Harian. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Desember 2017

Adaptive Security dan Teknologi Iris Scanner

Adaptive Security Architecture
Adaptive Security Architecture merupakan pendekatan keamanan informasi yang mempekerjakan taktik dan alat-alat modern untuk menggagalkan serangan pada jaringan oleh penjahat cyber. Hal ini dapat dianggap sebagai cara "mengalahkan tuan Cybercrime dalam permainan mereka sendiri".

Dengan demikian, organisasi tidak harus semata-mata mengandalkan mekanisme pencegahan karena para penjahat cyber yang terus menerus "upping" permainan mereka dan tidak menyerah dalam meluncurkan serangan pada jaringan rentan.

Dalam istilah sederhana, Adaptive Arsitektur Keamanan berarti memiliki langkah-langkah keamanan yang fleksibel di tempat untuk dapat melindungi informasi organisasi. Ini melampaui pertahanan perimeter tradisional dari potensi ancaman.

Komplektisitas bisnis digital dan ekonomi algoritma dikombinasikan dengan “industri hacker” yang muncul secara signifikan meningkatkan ancaman di permukaan bagi suatu organisasi. Mengandalkan perimeter pertahanan dan keamanan berbasis aturan tidak akan lagi memadai, terutama karena organisasi mengeksploitasi lebih banyak layanan berbasis cloud dan API yang terbuka (open API) bagi pelanggan dan mitra mereka untuk menginterasikan dengan sistem mereka.

Teknologi Iris Scanner
Bagian tubuh manusia yang akan dibahas adalah iris mata dengan tujuan membangun sistem utama sebuah keamanan sebuah perusahaan, dengan menggunakan teknologi biometric iris mata dan mengetahui proses pengenalan dan pencocokkan image iris dengan iris yang terdapat dalam database menggunakan metode KMP. Output penelitian ini berdasarkan hasil verifikasi dari obyek yang tidak bergerak. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah dengan menggunakan software Visual Basic Net 2008 serta proses pengenalan dan pencocokkan menggunakan metode Knuth Morris Pratt.



Sejarah Teknologi Iris Scanner
Biometric berasal dari kata Bio dan Metric. Kata bio diambil dari bahasa yunani kuno yang berarti Hidup, sedangkan Metric juga berasal dari bahasa yunani kuno yang berarti Ukuran. Jadi jika disimpulkan biometric berarti pengukuran hidup. Tapi secara garis besar biometric merupakan pengukuran dari statistic analisa data biologi yang mengacu pada teknologi untuk menganalisa karakteristik suatu tubuh (individu). Dari penjelasan tersebut sudah jelas bahwa Biometric menggambarkan pendeteksian dan pengklasifikasian dari atribut fisik manusia yang dapat mencakup pengenalan wajah, sidik jari, pengenalan suara, scan retina, dll.

Karena kerumitannya, Biometric adalah tipe otentikasi yang paling mahal untuk diimplementasikan. Tipe ini juga sangat sulit dipelihara karena sifat ketidaksempurnaan dari analisisbiometric. Sangat dianjurkan untuk berhati – hati karena beberapa masalah utama dari eror biometric diantaranya, sistem mungkin bisa menolak subjek yang memiliki otoritas. Kesalahan seperti ini biasa disebut False Rejection Rate (FRR). Dan disisi lain biometric juga bisa menerima subjek yang salahdan seperti ini biasa diistilahkan False Acception Rate (FAR). Tapi teknologi ini juga mempunyai sisi positif, salah satunya mungkin bisa diambil contoh dari Retinal Scan yang sangat impossible untuk diduplikasikan.

Penggunaan Teknologi Iris Mata
Ide untuk identifikasi retina pertama kali disusun oleh Dr. Carleton Simondan & Dr. Goldstein Isadore yang telah diumumkan di New York State Journal of Medicine pada tahun 1935. Konsep untuk perangkat pemindaian retina muncul pada tahun 1975. Pada tahun 1976, Robert "Buzz" Hillmem membentuk sebuah perusahaan bernama Eye Dentify, Inc, dan membuat upaya penuh waktu untuk meneliti dan mengembangkan alat tersebut.

Pada tahun 1978, cara-cara khusus untuk scanner retina telah dipatenkan, diikuti oleh model komersial pada tahun 1981. Pengertian dari retina scan itu sendiri adalah salah satu teknologi biometri yang memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi yang mampu meneliti lapisan pembuluh darah dibelakang selaput mata. Tapi tingkat akurasi dari retina scan sendiri bisa menurun apabila terjadi gangguan pada selaput mata. Contohnya, bila mata sudah mulai rabun atau katarak maka alat yang digunakan untuk mendeteksi tidak dapat mengenali identitas si Pengguna.

Scanner retina biasanya digunakan untuk keperluan otentikasi dan identifikasi. Retinal scanning telah digunakan oleh beberapa instansi pemerintah termasuk FBI, CIA, dan NASA. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pemindaian retina telah menjadi lebih komersial populer. Pemindaian retina juga memiliki aplikasi medis. Penyakit menular seperti AIDS, sifilis, malaria, cacar air, dan penyakit Lyme serta penyakit keturunan seperti leukemia, limfoma, dan anemia sel sabit dampak mata. Kehamilan juga mempengaruhi mata.

Cara Kerja Iris Scanner
Teknologi Iris Scanner pada perangkat Galaxy Note 7 dapat bekerja dengan cepat berkat adanya IR LED (infrared light emitting diode), merupakan bagian yang dapat memancarkan cahaya inframerah pada kisaran spektrum radiasi elektromagnetik (700 nm – 1 mm).

IR LED biasanya digunakan pada perangkat-perangkat elektronik seperti remote televisi yang akan bertindak layaknya lampu sorot, tetapi cahaya yang dihasilkan tidak akan terlihat oleh mata telanjang. Dalam kasus Galaxy Note 7, bagian IR LED terletak persis di samping Iris Camera,memungkinkan sensor untuk menangkap iris pengguna bahkan dalam kondisi cahaya rendah.

Kelebihan dan Kekurangan Iris Scanner
Iris Scanner memiliki kelebihan dan kekurangan, kelebihan dari teknologi ini adalah keamanan yang cukup tinggi dibandingkan teknologi sebelmunya. Teknologi ini cepat dalam memverifikasi sebuah data. Iris Scanner dapat digunakan untuk melindungi sebuah informasi atau data yang penting, juga mempunyai tingkat presisi yang tinggi. Namun teknologi ini masih cenderung mahal dibanding pemindai biometric lainnya. Tidak semua orang dapat menggunakan teknologi ini karena Iris Scanner hanya dapat mendeteksi mata dalam kondisi normal, jadi bila seseorang menderita penyakit seperti katarak tidak dapat menggunakan teknologi ini karena sensor tidak dapat mengenali bentuk iris. Teknologi ini juga masih sangat asing bagi masyarakat umum, karena belum banyak instansi yang menggunakan fitur ini, sehingga sampai sekarang masih menggunakan pemindai sidik jari.

Kesimpulan
Teknologi biometrik sudah mengalami kemajuan yang sangat signifikan dalam membantu memproteksi sebuah perusahaan, iris scanner adalah salah satu dari banyak inovasi yang digunakan dalam bidang keamanan. Iris scanner ini membaca pengguna lewat sel saraf dibelakang sel selaput mata, sehingga hanya orang yang terdaftar dalam sistem yang mampu mengakses iris scanner. Sebenarnya inovasi ini sudah muncul pada tahun 1975 oleh Dr. Carleton Simondan & Dr. Goldstein Isadore namun dikembangkan kembali oleh Robert "Buzz" Hillmem dengan tujuan komersial oleh pabrik Eye Dentify, Inc. Begitu juga dengan Samsung yang memberikan fitur iris scanner pada Galaxy Note 7 dengan tujuan meningkatkan keamanan dan menjadi sebuah fitur unggulan yang memiliki berbagai kelebihan dan kekurangan.
Read More

Kamis, 30 November 2017

Pengelompokan Software atau Perangkat Lunak

Software atau perangkat lunak merupakan program komputer yang berfungsi sebagai sarana interaksi (penghubung) antara pengguna (user) dan perangkat keras (hardware). Software bisa juga dikatakan sebagai “penerjemah” perintah-perintah yang dijalankan pengguna komputer untuk diteruskan atau diproses oleh perangkat keras (Hardware).


Berdasarkan cara untuk mendapatkannya, Software dibedakan menjadi beberapa kelompok. Berikut merupakan pengelumpakan software :

1. Software Berbayar atau Komersial
Merupakan software yang dilindungi undang-undang hak cipta, dan untuk mendapatkannya kita harus membeli. Software ini dilarang keras untuk diperbanyak (secara ilegal tentunya).
Contohnya : Microsoft Windows, Microsoft Office
2. Open Source atau Software Domain Publik ( Public Domain)
Jenis perangkat lunak yang kode sumbernya terbuka untuk dipelajari, diubah, ditingkatkan dan disebarluaskan. Karena sifat ini pengembangnya biasanya dilakukan oleh satu paguyuban terbuka yang bertujuan mengembangkan perangkat lunak bersangkutan. Anggota-anggota paguyuban itu seringkali sukarela tapi bisa juga pegawai suatu perusahaan yang di bayar untuk membantu pengembangan perangkat lunak itu. Produk perangkat lunak tersebut biasanya bersifat bebas dengan tetap menganut kaidah dan etika tertentu. Semua perangkat lunak bebas adalah perangkat lunak sumber terbuka, tapi sebaliknya perangkat lunak sumber terbuka belum tentu perangkat lunak bebas, tergantung kaidah yang dipakai dalam melisensikan perangkat lunak sumber terbuka tersebut.
Contoh : Linux , Mozilla FireFox, Open Office, 
3. Software Shareware
Salah satu metode pemasaran perangkat lunak komersial. Shareware biasa juga disebut,Trialware, demoware, yang pada intinya semuanya itu adalah software “coba dulu” sebelum kita membeli software versi lengkapnya. Umumnya software shareware hanya bisa digunakan dalam jangka waktu tertentu saja atau dibatasi dari jumlah penggunanya. Setelah dalam jangka waktu atau batas pemakaian tertentu, perangkat lunak akan terkunci (lock). Jika pengguna merasa cocok dengan program tersebut, maka pengguna bisa membeli passcode(kode validasi) atau sejenisnya untuk membuka kunci dari program shareware tersebut agar menjadi full software (bukan lagi program shareware).
Contoh : Coreldraw, IDM
4. Software Freeware
Perangkat komputer berhak cipta gratis yang bisa digunakan tanpa batasan waktu, berbeda dari shareware yang mewajibkan pengguna untuk membeli setelah batas waktu atau pemakaian tertentu, untuk freeware bisa kita gunakan gratis selamanya. Para pengembang perangkat lunak gratis biasa membuat perangkat lunak gratis untuk disumbangkan kepada suatu komunitas non profit. Namun pengembang juga tetap ingin mempertahankan hak mereka sebagai pengembang dan memiliki kontrol terhadap pengembang selanjutnya. Software Gratisan belum tentu Sofware Open Source. Karena tidak semua Software gratisan bisa di buka Source Code-nya.
Contoh : smadavfree
5. Software Rentalware
Perangkat lunak yang disewakan. Teknisnya hampir sama seperti software shareware, akan tetapi bedanya disini yaitu jika sudah mencapai jangka waktu atau batas pemakaian tertentu, maka software tidak bisa digunakan lagi (lock), dan pengguna harus memperpanjang kontrak pemakaian software tersebut, bukan membeli passcode seperti shareware. Jadi tujuan rentalware tidak untuk diperjualbelikan.
Contoh : biasanya software ini digunakan untuk menangani suatu proyek yang tidak pemanent.
Read More

Selasa, 10 Oktober 2017

Cloud Computing

PENGERTIAN CLOUD COMPUTING

Menurut Peter Mell dan Timothy Grance (2012:2) definisi Cloud Computing adalah sebuah model yang memungkinkan untuk ubiquitous (Diamanapun dan kapanpun), Nyaman, On-demand akses jaringan ke sumber daya komputasi (contoh: jaringan, server, storage, aplikasi, dan layanan) yang dapat dengan cepat dirilis atau ditambahkan. Cloud Computing sebagai suatu layanan teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna dengan berbasis jaringan/internet. Dimana suatu sumber daya, perangkat lunak, informasi dan aplikasi disediakan untuk digunakan oleh komputer lain yang membutuhkan. Cloud computing mempunyai dua kata “Cloud” dan “Computing”. Cloud yang berarti internet itu sendiri dan Computing adalah proses komputasi.

Konsep Cloud computing biasanya dianggap sebagai internet. Karena internet sendiri digambarkan sebagai awan (Cloud) besar (biasanya dalam skema jaringan, internet dilambangkan sebagai awan) yang berisi sekumpulan komputer yang saling terhubung. Cloud computing datang sebagai sebuah evolusi yang mengacu pada konvergensi teknologi dan aplikasi lebih dinamis. Dimana terdapat perubahan besar memiliki implikasi yang menyentuh hampir setiap aspek komputasi. Untuk end user, Komputasi awan menyediakan sarana untuk meningkatkan layanan baru atau mengalokasikan sumber daya komputasi lebih cepat, Berdasarkan kebutuhan bisnis.
4 Model mengembangan cloud :

1. Public Cloud
Jenis Cloud ini diperuntukkan untuk umum oleh penyedia layanannya.
2. Private Cloud
Merupakan infrastruktur layanan Cloud, yang dioperasikan hanya untuk sebuah organisasi tertentu. Infrastruktur Cloud itu bisa saja dikelola oleh sebuah organisasi itu atau oleh pihak ketiga. Lokasinya pun bisa on-site ataupun off-site. Biasanya organisasi dengan skala besar saja yang mampu memiliki/mengelola private Cloud ini.
3. Community Cloud
Dalam model ini, sebuah infrastruktur Cloud digunakan bersama-sama oleh beberapa organisasi yang memiliki kesamaan kepentingan, misalnya dari
sisi misinya, atau tingkat keamanan yang dibutuhkan, dan lainnya.
4. Hybrid Cloud
yang menggabungkan baik public dan private. Untuk jenis ini, infrastruktur Cloud yang tersedia merupakan komposisi dari dua atau lebih infrastruktur Cloud (private, community, atau public). meskipun secara entitas mereka tetap berdiri sendiri, tapi dihubungkan oleh suatu teknologi / mekanisme yang memungkinkan portabilitas data dan aplikasi antar Cloud itu. Misalnya, mekanisme loadbalancing yang antar Cloud, sehingga alokasi sumberdaya bisa dipertahankan pada level yang Optimal.

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN CLOUD CIOMPUTING

Ide awal dari cloud computing pada tahun 1960-an, saat John McCarthy, pakar komputasi MIT yang dikenal juga sebagai salah satu pionir intelejensia buatan, menyampaikan visi bahwa “suatu hari nanti komputasi akan menjadi infrastruktur publik, seperti halnya listrik dan telepon”. Namun baru di tahun 1995 lah, Larry Ellison, pendiri Oracle, memunculkan ide “Network Computing” sebagai kampanye untuk menggugat dominasi Microsoft yang saat itu merajai desktop computing dengan Windows 95-nya. Larry Ellison menawarkan ide bahwa sebetulnya user tidak memerlukan berbagai software, mulai dari Sistem Operasi dan berbagai software lain, dijejalkan ke dalam PC Desktop mereka. PC Desktop bisa digantikan oleh sebuah terminal yang langsung terhubung dengan sebuah server yang menyediakan environment yang berisi berbagai kebutuhan software yang siap diakses oleh pengguna.

Kehadiran konsep ASP (Application Service Provider) di akhir era 90-an. Seiring dengan semakin meningkatnya kualitas jaringan komputer, memungkinkan akses aplikasi menjadi lebih cepat. Hal ini ditangkap sebagai peluang oleh sejumlah pemilik data center untuk menawarkan fasilitasnya sebagai tempat „hosting‟ aplikasi yang dapat diakses oleh pelanggan melalui jaringan komputer. Dengan demikian pelanggan tidak perlu investasi di perangkat data center. Hanya saja ASP (Application Service Provider) ini masih bersifat “private”, di mana layanan hanya dikastemisasi khusus untuk satu pelanggan tertentu, sementara aplikasi yang di sediakan waktu itu umumnya masih bersifat client-server.

Kehadiran berbagai teknik baru dalam pengembangan perangkat lunak di awal abad 21, terutama di area pemrograman berbasis web disertai peningkatan kapasitas jaringan internet, telah menjadikan situs-situs internet bukan lagi berisi sekedar informasi statis. Tapi sudah mulai mengarah ke aplikasi bisnis yang lebih kompleks.

Popularitas Cloud Computing semakin menjulang saat di awal 2000-an, Marc Benioff ex VP di Oracle, meluncurkan layanan aplikasi CRM (Customer Relationship Management) dalam bentuk Software as a Service, Salesforce.com.

Pada tahun 2005, mulai muncul inisiatif yang didorong oleh nama-nama besar seperti Amazon.com yang meluncurkan Amazon EC2 (Elastic Compute Cloud), Google dengan Google App Engine-nya, tak ketinggalan raksasa biru IBM meluncurkan Blue Cloud Initiative. Semua inisiatif ini masih terus bergerak, dan bentuk Cloud Computing pun masih terus mencari bentuk terbaiknya, baik dari sisi praktis maupun dari sisi akademis.

DiIndonesia yang menawarkan layanan komputasi awan salah satunya ialah PT Telekomunikasi Indonesia, Layanan yang ditawarkan berupa aplikasi berbasis Software as a Service (SaaS) dan Infrastrukture as a Service (IaaS). PT Telkom (Telekomunikasi Indonesia) menawarkan layanan e-Office on Demand untuk kebutuhan kolaborasi atau korespondensi di dalam suatu perusahaan atau organisasi. Teknologi informasi dalam negeri masih kurang “peminat” terhadap Cloud Computing ini, Beberapa faktor penyebabnya, di antaranya:
1. Penetrasi infrastruktur internet yang bisa dibilang masih terbatas, bandwith masih terbatas
2. Tingkat kematangan pengguna internet, yang masih menjadikan media internet utamanya sebagai media hiburan atau sosialisasi.
3. Tingginya investasi yang dibutuhkan menyediakan layanan cloud ini, karena harus merupakan kombinasi antara infrastruktur jaringan, hardware dan software sekaligus.

KARAKTERISTIK CLOUD COMPUTING

5 kriteria yang harus dipenuhi oleh sebuah sistem untuk bisa di masukkan dalam keluarga Cloud Computing, yaitu :

1. On Demand Self Service
Seorang pelanggan dimungkinkan untuk secara langsung “memesan” sumber daya yang dibutuhkan, seperti processor time dan kapasitas penyimpanan melalui control panel elektronis yang disediakan. Jadi tidak perlu berinteraksi dengan personil customer service jika perlu menambah atau mengurangi sumberdaya komputasi yang diperlukan.
2. Broadband Network Access
Layanan yang tersedia terhubung melalui jaringan pita lebar, terutama untuk dapat diakses secara memadai melalui jaringan internet, baik menggunakan thin client, thick client ataupun media lain seperti smartphone.
3. Resource pooling
Penyedia layanan cloud, memberikan layanan melalui sumberdaya yang dikelompokkan di satu atau berbagai lokasi data center yang terdiri dari sejumlah server dengan mekanisme multi-tenant. Mekanisme multi-tenant ini memungkinkan sejumlah sumberdaya komputasi tersebut digunakan secara bersama-sama oleh sejumlah user, di mana sumberdaya tersebut baik yang berbentuk fisik maupun virtual, dapat dialokasikan secara dinamis untuk kebutuhan pengguna/pelanggan sesuai permintaan. Dengan demikian, pelanggan tidak perlu tahu bagaimana dan darimana permintaan akan sumberdaya komputasinya dipenuhi oleh penyedia layanan. Yang penting, setiap permintaan dapat dipenuhi. Sumberdaya komputasi ini meliputi media penyimpanan, memory, processor, pita jaringan dan mesin virtual.
4. Elastis (Rapid elasticity)
Kapasitas komputasi yang disediakan dapat secara elastis dan cepat disediakan, baik itu dalam bentuk penambahan ataupun pengurangan kapasitas yang diperlukan. Untuk pelanggan sendiri, dengan kemampuan ini seolah-olah kapasitas yang tersedia tak terbatas besarnya, dan dapat “dibeli” kapan saja dengan jumlah berapa saja.
5. Measured Service
Sumberdaya cloud yang tersedia harus dapat diatur dan dioptimasi penggunaannya, dengan suatu sistem pengukuran yang dapat mengukur penggunaan dari setiap sumberdaya komputasi yang digunakan (penyimpanan, memory, processor, lebar pita, aktivitas user, dan lainnya). Dengan demikian, jumlah sumberdaya yang digunakan dapat secara transparan diukur yang akan menjadi dasar bagi user untuk membayar biaya penggunaan layanan.

MODEL LAYANAN CLOUD COMPUTING

Berdasarkan jenis layanan cloud computing dibagi menjadi 3 model layanan yaitu:
1. Software As A Service
Software As A Service (SaaS) Menyediaan layanan berupa aplikasi yang dapat digunakan oleh konsumen yang berjalan pada infrastruktur cloud. Contoh penyedia layanan SaaS adalah gmail, google docs, office 365 dan SalesForce.
2. Platform As A Service
Platform As A Service (PaaS) Menyediakan platform (Bahasa pemrograman, Tools, Web server, database) yang berguna untuk pengembangan aplikasi yang berjalan pada infrasturktur cloud dan hasilnya dapat dimanfaatkan untuk konsumen. Contoh penyedia layanan PaaS, OpenShift, PHPCloud, AppFog, Heroku dan GoogleApp Engine.
3. Infrastruktur As A Service
Infrastruktur As A Service (IaaS) Menyediakan sumber daya pemroses, storage, kapasitas jaringan, dan sumber daya komputasi lainnya. Contoh penyedia layanan Amazon EC2 dan TelkomCloud.

Read More

RASPBERRY PI Perangkat Server MINI PC

Raspberry Pi adalah komputer berukuran kartu kredit yang dikembangkan di Inggris oleh Yayasan Raspberry Pi dengan tujuan untuk mempromosikan pengajaran ilmu pengetahuan dasar komputer di sekolah. Raspberry Pi diproduksi melalui lisensi manufaktur yang berkaitan dengan elemen 14/Premier Farnell dan RS komponen.
Raspberry terdiri dari beberapa model yaitu :
1. Raspberry Pi Model A
2. Raspberry Pi Model A+
3. Raspberry Pi Model B
4. Raspberry Pi Model B+
5. Raspberry Pi 2

SOFTWARE SYSTEM RASPBERRY PI

Pada 8 Maret 2012 Yayasan Pi Raspberry merilis Raspberry Pi Fedora Remix direkomendasikan sebagai distribusi Linux, yang dikembangkan di Seneca College di Kanada. Yayasan ini berniat untuk membuat situs Web App Store bagi orang untuk program pertukaran.

Slackware ARM (secara resmi ARMedslack) versi 13.37 dan kemudian berjalan pada Raspberry Pi tanpa modifikasi. 128–496 MB dari memori yang tersedia di Raspberry Pi adalah dua kali minimum 64 MB yang diperlukan untuk menjalankan Slackware Linux pada sistem ARM atau i386. (Sementara Slackware dapat memuat dan menjalankan GUI, yang dirancang untuk dijalankan dari shell). Fluxbox window manager berjalan di bawah X Window System memerlukan tambahan 48 MB RAM.

Selain itu, pekerjaan yang sedang dilakukan pada distribusi Linux seperti IPFire,OpenELEC, Raspbmc dan XBMC membuka sumber digital media center.
Eben Upton secara terbuka mendekati RISC OS pada bulan Juli 2011 untuk menanyakan tentang bantuan dengan port potensial. Adrian Lees di Broadcom sejak itu bekerja pada port, dengan karyanya yang disebutkan dalam sebuah diskusi tentang driver grafis.

Pada 24 Oktober 2012 Yayasan Raspberry Pi mengumumkan bahwa "semua kode driver VideoCore yang berjalan pada ARM" telah dirilis sebagai perangkat lunak bebas di bawah lisensi BSD-style, membuat "multi media pertama berbasis ARM multimedia SoC dengan banyak-fungsional, vendor menyediakan (sebagai lawan dari parsial, reverse rekayasa) sepenuhnya open-source driver", meskipun klaim ini tidak diterima secara universal.

SISTEM OPERASI RASPBERRY PI

Ini adalah daftar sistem operasi yang berjalan pada Raspberry Pi.
1. Full OS :
- AROS
- Haiku
- Linux :
   ➧ Android : Android 4.0 (Ice Cream Sandwich)
   ➧ Arch Linux ARM
   ➧ R_Pi Bodhi Linux
   ➧ Debian Squeeze
   ➧ Firefox OS
   ➧ Gentoo Linux
   ➧ Google Chrome OS : Chromium OS
   ➧ PiBang Linux
   ➧ Raspberry Pi Fedora Remix
   ➧ Raspbian (Debian Wheezy port with faster floating point support)
   ➧ Slackware ARM (formerly ARMslack)
   ➧ QtonPi a cross-platform application framework based Linux distribution based on the Qt framework
   ➧ WebOS : Open webOS
- Plan 9 from Bell Labs
- RISC OS
- Unix :
   ➧ FreeBSD
   ➧ NETBSD

2. Multi-purpose light distributions:
- Moebius, ARMHF distribusi berdasarkan Debian. Menggunakan repositori Raspbian, cocok di kartu 1 GB microSD. Ini memiliki layanan hanya minimal dan penggunaan memori yang dioptimalkan untuk menjaga footprint kecil.

- Squeezed Arm Puppy, versi Puppy Linux (Puppi) untuk ARMv6 (sap6) khusus untuk Raspberry Pi.

3. Single-purpose light distributions:
- IPfire
- OpenELEC
- Raspbmc
- XBMaC

- XBian

User Applications
Aplikasi berikut dapat dengan mudah diinstal pada Raspbian melalui apt-get:
- Asterisk (PBX), Open source PBX dapat digunakan melalui IP phones atau WI-FI softphones.
- BOINC client; Namun sangat sedikit proyek BOINC memberikan ARM compatible client paket software.
- Minidlna, DLNA kompatibel home LAN multimedia server.
- Firefly Media Server (new RPiForked-Daapd), server iTunes kompatibel Open source audio.

RASPBERRY PI B+
Dirilis pada bulan Juli 2014, Model B+ merupakan revisi terbaru dari Model B. Terdapat 4 slot USB dan 40 pin GPIO. Slot Power micro USB di ubah ke sebelah kanan dan slot kartu SD juga telah diganti dengan slot micro SD yang jauh lebih kuat.

Pada gambar di bawah dapat kita lihat gambar Raspberry Pi B+ dari sisi bawah.

Pada gambar dibawah dapat kita lihat gambar Raspberry Pi B+ dari sisi atas.
 Berikut ini adalah penjelasan petunjuk nomor pada gambar diatas :
1. Slot USB
2. Slot Mini RCA (RCA + Audio)
3. 40 Pin GPIO
4. Slot Power micro USB
5. Slot MicroSD

Berikut ini adalah spesifikasi Raspberry pi B+ :
1. Broadcom BCM2835 SoC
2. 700 MHz ARM1176JZF-S core CPU
3. Broadcom VideoCore IV GPU
4. 512 MB RAM
5. 4 x USB2.0 Ports with up to 1.2A output
6. Expanded 40-pin GPIO Header
7. Video/Audio Out via 4-pole 3.5mm connector, HDMI, atau Raw LCD (DSI)
8. Storage: microSD
9. 10/100 Ethernet (RJ45)
10. 27 x GPIO
11. UART
12. I2C bus
13. SPI bus with two chip selects
14. Power Requirements: max 5V and minimal arus 700 mA via MicroUSB atau GPIO Header
15. Supports Debian GNU/Linux

GPIO RASPBERRY Pi B+
GPIO merupakan sederet pin yang terdiri dari 40 pin dengan berbagai fungsi.
- Sumber tegangan : 3.3 VDC, 5 VDC dan 0 VDC
- General purpose digital inputs/outputs : 17 pin
- I2C : 2 pin
Digunakan ke berbagai antarmuka I2C diantaranya :
   ➧ Digital to analogue converter
   ➧ Analogue to digital converter
   ➧ Oscillators
   ➧ Output expander
   ➧ input expander
- SPI : 5 pin
Digunakan untuk antarmuka ke berbagai IC
➧ Flash memory
➧ Output expander
➧ Input expander
➧ Digital to analogue convertor
➧ Analogue to digital converter
➧ Oscillators
- UART : 2 pin
Digunakan untuk data serial input dan output dan komunikasi untuk ke peripheral external seperti RS232 atau modbus.
- Tidak digunakan : 2 pin
Jangan pernah menghubungkan apa-apa ke pin yang ditandai tidak digunakan. Pin tersebut disediakan untuk fungsi internal BCM2836 hardware. Apabila menghubungkan hal apapun untuk pin ini akan mengakibatkan kerusakan pada Raspberry Pi.

Dengan batasan arus maksimum 700 mA pada MicroUSB dan pin GPIO . Setiap pin digital baik input/output memiliki logika high 3,3 VDC dan logika low 0 VDC. Apabila tegangan > 3,3V pada setiap pin mana pun maka dapat mengakibatkan kerusakan.

Kerusakan permanen pada Raspberry Pi dapat disebabkan oleh beberapa
indikator diantaranya adalah terhubungnya pasokan tegangan 5V ke pin apapun, terjadinya konstelting pasokan tegangan 3.3V atau 5V ke setiap pin, perangkat lain seperti arduino (5V) terhubung dengan Raspberry Pi (3.3V).
Read More

Kamis, 05 Oktober 2017

Processor

Processor merupakan IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer
Bagian-bagian Organisasi Processor 
•ALU (Arithmatic and Logical Unit) : untuk melakukan komputasi atau pengolahan data aktual
•CU (Control Unit) : untuk mengontrol perpindahan data dan instruksi ke / dariCPU dan juga mengontrol operasi ALU.
•Register : memory internal CPU
Hal-hal yang dilakukan CPU :
•Fetch Instruction(Mengambil instruksi) : CPU membaca instruksi dari memory
•Interpret Instruction (Menterjemahkan instruksi) : CPU menterjemahkan instruksi untuk menentukan aksi yang diperlukan.
•Fetch Data (Mengambil data) : eksekusi instruksi mungkin memerlukan pembacaan data dari memory atau dari modul I/O
•Process Data (Mengolah data) : eksekusi instruksi memerlukan operasi aritmatik atau logika.
•Write data (Menulis data) : Hasil eksekusi mungkin memerlukan penulisan data ke memory atau ke modul I/O

Struktur Internal CPU

Sejarah Perkembangan Processor

Jika manusia memiliki otak, maka sebuah perangkat komputer baik PC atau pun
notebook memiliki processor. Processor adalah perangkat keras yang terdapat pada
motherboard yang berfungsi dalam mengendalikan dan mengatur proses yang terjadi didalam
sebuah komputer. Processor terletak pada socket yang telah disediakan oleh motherboard,
dan dapat diganti dengan processor yang lain asalkan sesuai dengan socket yang ada pada
motherboard. Processor menentukan kecepatan proses yang dilakukan oleh suatu komputer.
Processor adalah chip yang sering disebut “Microprosessor” yang sekarang ukurannya
sudah mencapai Gigahertz (GHz). Ukuran tersebut adalah hitungan kecepatan processor
dalam mengolah data atau informasi. Intel dan AMD adalah perusahaan processor yang
produknya banyak dipakai oleh pengguna komputer di seluruh dunia.

INTEL PROCESSOR
Setelah kejayaan Fairchild Semiconductor sebagai produsen produsen IC (Integrated
Circuit) meredup, banyak tenaga ahli dan insinyur perusahaan itu yang mencari lahan
pekerjaan yang baru. Beberapa diantaranya adalah Gordon E. Moore (ahli fisika dan kimia)
bersama Robert Noyce (ahli fisika dan salah satu pelopor pembuatan IC) mendirikan
perusahaan Intel pada tahun 1968 yang berbasis di Santa Clara, California. Moore juga
merupakan salah satu orang termashyur dalam industri semikonduktor berkat teorinya yang
terkenal sebagai hukum Moore (Moore’s Law) yang intinya membahas mengenai
kemampuan manusia untuk mengembangkan kepadatan transistor menjadi dua kali lipat
setiap dua tahun. Orang ketiga yang mendampingi Intel sejak masa-masa merintis pada tahun
1980-an hingga masa pertumbuhan industri pada tahun 1990-an yaitu Andy Grove (insinyur
kimia). Intel tumbuh setelah melewati beberapa fase yang berbeda. Pada masa awal
didirikannya, Intel hanya dikenal karena kemampuannya membuat semikonduktor, dengan
produk utamanya adalah chip Static Random Access Memory (SRAM). Bisnis Intel mulai
berkembang sepanjang tahun 1970-an di mana pada kurun waktu tersebut, Intel telah
mengembangkan proses manufaktur dan memperlebar lini produksinya. Namun produk
utama Intel tetap didominasi oleh periferal-periferal memori.
Setelah Intel menciptakan mikroprocessor pertamanya pada tahun 1971 dan salah satu
dari mikrokomputer pertamanya di tahun 1972, bisnis Intel lebih didominasi oleh produk chip
Dynamic Random Acces Memory (DRAM). Namun persaingan antara produk
semikonduktor dari Intel dengan semikonduktor buatan Jepang telah menurunkan pendapatan
Intel secara dramatis pada tahun 1983. Barulah pada akhir tahun 1980-an, PC buatan IBM
yang tiba-tiba menuai sukses membuat CEO Intel, Andy Grove, memberikan komando pada
seluruh unit perusahaan ini untuk lebih berfokus pada pembuatan mikroprocessor, Grove juga mengubah aspek-aspek fundamental dalam model bisnis mikroprocessor ini. Pada akhir tahun
1980-an, kebijakan yang diambil oleh CEO Intel ini rupanya terbukti sukses. Saat itu, Intel
mulai meluncurkan banyak desain mikroprocessor baru dan secara otomatis memicu
perkembangan PC. Selama periode inilah Intel mulai berhasil tumbuh menjadi produsen
hardware utama dengan profit terbesar dalam industri PC.

  • Perkembangan processor intel :
1. 1971 : 4004 Microprocessor

Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini
digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan
untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.

2. 1972 : 8008 Microprocessor
Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari
pendahulunya yaitu 4004.

3. 1974 : 8080 Microprocessor
Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar
sepuluh ribu dalam 1 bulan

4. 1978 : 8086-8088 Microprocessor
Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer
pribadi buatan IBM yang memakai processor 8088 yang berhasil mendongkrak nama
intel.

5. 1982 : 286 Microprocessor
Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang
pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk
processor sebelumnya.

6. 1985 : Intel386™ Microprocessor
Intel 386 adalah sebuah processor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam
diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih
banyak dibandingkan dengan 4004

7. 1989 : Intel486™ DX CPU Microprocessor
Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus
mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai
fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.

8. 1993 : Intel® Pentium® Processor
Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi,
tulisan tangan, dan foto.

9. 1995 : Intel® Pentium® Pro Processor
Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang
dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor
yang tertanam.

10. 1997 : Intel® Pentium® II Processor
Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang
dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien.
Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini
pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih
baik.

11. 1998 : Intel® Pentium II Xeon® Processor
Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin
memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar
tertentu.

12. 1999 : Intel® Celeron® Processor
Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang
ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih
cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget
(harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan
formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan
instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed)
yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium.
Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah
processor untuk sebuah pasaran tertentu.

13. 1999 : Intel® Pentium® III Processor
Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru
yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi,
audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.

14. 1999 : Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon
tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini
adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang
juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk
dipadukan dengan processor lain yang sejenis.

15. 2000 : Intel® Pentium® 4 Processor
Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu
menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan
1.5GHz dengan forma t factor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor
Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4
berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus
kecepatannya hingga 3.4 GHz.

16. 2001 : Intel® Xeon® Processor
Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan
khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih
banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar
pula.

17. 2001 : Intel® Itanium® Processor
Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada
server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan
struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan
teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).

18. 2002 : Intel® Itanium® 2 Processor
Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium

19. 2003 : Intel® Pentium® M Processor
Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel®
Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan
sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.

20. 2004 : Intel Pentium M 735/745/755 Processors
Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus
dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.

21. 2004 : Intel E7520/E7320 Chipsets
7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB,
DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.

22. 2005 : Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan
sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz
frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.

23. 2005 : Intel Pentium D 820/830/840
Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan
konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada
frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan
dukungan HyperThreading.

24. 2006 : Intel Core 2 Quad Q6600
Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari
komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB
L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus,
dan thermal design power ( TDP )

25. 2006 : Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masingmasing
memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache (
dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan
thermal design power (TDP)

26. 2007 : Intel Pentium Dual core (Allendale dan Wolfdale )
Dual Core adalah penggunaan dua buah inti (core) prosesor dalam sebuah kemasan
prosesor konvensional. Dual core (inti prosesor) ditempatkan pada sebuah CPU untuk
meningkatkan kinerjanya. Setiap core ini tidak lebih cepat dibanding CPU biasa dengan
clockspeed yang sama, tetapi semua proses perhitungan dibagi kepada 2 inti prosesor
tersebut.Logikanya, menggunakan prosesor multi-core akan mempercepat perhitungan
algoritma yang dikerjakan sebuah sistem PC.

27. 2010 : Intel Pentium, Core i3, Core i5, core i7
Intel Core i3 merupakan varian paling value dibandingkan core i5 dan i 7. Processor ini
akan mengintegrasikan GPU (Graphics Processing Unit) alias Graphics On-board
didalam processor. Kemampuan grafisnya diklaim sama dengan Intel GMA pada chipset
G45. Selain itu Core i3 nantinya menggunakan manufaktur hybrid, inti processor dengan
32nm, sedangkan memory controller/graphics menggunakan 45nm. Code produk Core i3
adalah “Arrandale”.
Kelebihan Core i5 ini adalah ditanamkannya fungsi chipset Northbridge pada inti
processor (dikenal dengan nama MCH pada Motherboard). Maka motherboard Core i5
yang akan menggunakan chipset Intel P55 (dikelas mainstream) ini akan terlihat lowong
tanpa kehadiran chipset northbridge. Jika Core i7 menggunakan Triple Channel DDR 3,
maka di Core i5 hanya menggunakan Dual Channel DDR 3. Penggunaan dayanya juga
diturunkan menjadi 95 Watt. Chipset P55 ini mendukung Triple Graphic Cards (3x)
dengan 1×16 PCI-E slot dan 2×8 PCI-E slot. Pada Core i5 cache tetap sama, yaitu 8 MB
L3 cache.

AMD PROCESSOR

AMD (Advanced Micro Devices, Inc) atau AMD adalah perusahaan semikonduktor
multinasional Amerika Serikat yang berbasis di Sunnyvale, California yang mengembangkan
prosesor komputer dan teknologi yang terkait untuk pasar konsumen dan komersial. Produk
yang utama termasuk mikroprosesor, chipset motherboard, embedded prosesor kartu grafis
(GPU) dan prosesor untuk server, workstation dan komputer pribadi (PC), dan teknologi
prosesor untuk perangkat genggam, televisi digital, mobil, konsol game, dan aplikasi lainnya
yang terdapat sistem.
AMD merupakan pemasok mikroprosesor terbesar kedua di dunia berdasarkan
arsitektur x86 setelah Intel Corporation, dan pemasok terbesar ketiga unit pengolahan grafis.
Ia juga memiliki 21 persen dari Spansion, pemasok non-volatile memori flash. Pada tahun
2007, AMD peringkat kesebelas antara produsen semikonduktor dari segi pendapatan.
Pabrik pertama berada di Austin, Texas, Amerika dan pabrik kedua berada di Dresden,
Jerman yang ditetapkan untuk memproduksi Athlon saja. Bila semuanya berjalan lancar,
mimpi adanya PC dengan harga yang lebih murah bisa terwujud karena tidak ada lagi
monopoli oleh Intel.
AMD mengumumkan merger dengan ATI Technologies pada 24 Juli 2006. AMD
dibayar $ 4,3 miliar dalam bentuk uang tunai dan 58 juta saham dari saham dengan total
sebesar US $ 5,4 miliar. Merger selesai pada 25 Oktober 2006 dan ATI sekarang bagian dari
AMD.
AMD memulai memproduksi processor pada tahun 1991, AMD merilis Am386 yang
merupakan tiruan dari processor Intel 386. Hanya butuh waktu kurang dari setahun bagi
perusahaan untuk menjual satu juta unit. Kemudian AMD merilis Am486 yang digunakan
oleh sejumlah besar produsen, termasuk Compaq dan terbukti populer. Produk lain Am486-
based, Am5x86, meneruskan sukses AMD sebagai Processor dengan harga yang lebih murah.
AMD pertama untuk jenis processor x86 adalah K5 yang diluncurkan pada tahun
1996. Huruf “K” berarti Kryptonite yang diambil dari komik, “kryptonite” merupakan sejenis
potongan radioaktif yang dapat membahayakan “ superman”, yang tidak lain superman itu
sendiri diibaratkan sebagai Intel yang mendominasi pasar pada saat itu. Angka "5" mengacu
pada processor generasi kelima, yang juga diperkenalkan Intel sebagai processor Pentium.
Pada tahun 1996, AMD membeli NexGen dan pada tahun 1997 AMD memperkenalkan
processor K6. Meskipun K6 didasarkan pada Socket 7, varian seperti K6-2/450 lebih cepat
dari Intel Pentium II (processor generasi keenam). The K7 adalah generasi ketujuh AMD
processor x86, memulai debutnya pada 23 Juni 1999, dengan merek Athlon. Berbeda dengan
processor AMD sebelumnya, processor ini tidak dapat digunakan pada motherboard yang
sama akibat masalah lisensi dengan Intel. Duron adalah processor dengan biaya yang lebih rendah dan versi terbatas dari Athlon yang disolder langsung ke motherboard. Kemudian
Sempron dirilis sebagai processor dengan biaya yang lebih rendah dari Athlon XP
menggantikan Duron Pada tanggal 9 Oktober 2001 Athlon XP dirilis, diikuti oleh Athlon XP
dengan 512KB L2 chace pada tangga 10 Februari 2003.
K8 adalah revisi utama dari arsitektur K7, dengan fitur yang paling menonjol yakni
penambahan ekstensi menjadi 64-bit untuk instruksi x86 set (secara resmi disebut AMD64),
penggabungan dari memory controller on-chip, serta pelaksanaan kinerja yang sangat tinggi
yang disebut interkoneksi Hyper Transport, sebagai bagian dari Direct Connect Architecture.
Teknologi ini awalnya diluncurkan sebagai processor server Opteron. Tak lama setelah itu
diintegrasikan ke dalam produk PC desktop, bermerek Athlon 64.
AMD merilis dual core Opteron pertama, sebuah CPU server berbasis x86 pada tanggal
21 April 2005 desktop keluarga pertama yang menggunakan processor dual core. Athlon 64
X2 hadir sebulan kemudian. Pada awal Mei 2007, AMD telah meninggalkan string "64"
dalam produk desktop bermerek dual-core, menjadi Athlon X2.
Arsitektur mikroprocessor AMD terbaru yang dikenal sebagai K10 menjadi penerus
mikroarsitektur K8. Processor pertama yang dirilis menggunakan arsitektur ini diperkenalkan
pada tanggal 10 September 2007 yaitu processor Opteron Generasi Ketiga. Hal ini diikuti
oleh processor Phenom untuk desktop. processor K10 hadir dalam dual-core, triple-core dan
versi quad-core. Sebuah platform baru dengan kode "Spider" dirilis memanfaatkan processor
penom yang baru dengan GPU R770 dan 790 GX / chipset FX dari seri chipset AMD 700.
Processor ini tidak kompetitif dipasaran terutama dengan processor yang dihasilkan Intel
yang sudah mengembangkan processor dengan daya yang lebih kecil dan lebih efisien.
Pada bulan Januari 2009 AMD merilis sebuah garis processor baru yang dijuluki
Phenom II, refresh Phenom asli dibangun menggunakan proses 45 nm. Seiring dengan ini
hadirnya platform baru dengan kode "Dragon" yang memanfaatkan processor baru Phenom
II, dengan GPU ATI R770 dari keluarga GPU R700, serta 790 GX / chipset FX dari seri
chipset AMD 700.
Pada tahun 2010 sebuah processor baru Phenom II hexa-core (6 core) processor dengan
kode "thuban" dirilis. Processor ini benar-benar baru karena berdasarkan hexa-core processor
"Istanbul" Opteron. Processor ini juga termasuk "core turbo" AMD teknologi yang
memungkinkan processor untuk secara otomatis beralih dari 6 core menjadi 3 core , bila
memang diperlukan kecepatan lebih. Processor ini adalah bagian dari platform AMD
Enthusiast dengan sandi "Leo" memanfaatkan processor Phenom baru II, sebuah chipset baru
dari seri 800 chipset AMD dan ATI "Cypress" GPU dari evergreen.

Sumber :
http://ahmad46.blogstudent.mb.ipb.ac.id/files/2011/06/PROCESSOR.pdf
http://gembong.lecture.ub.ac.id/files/2015/03/4_Processor-Structure-and-Function-rev.pdf

Read More

Selasa, 03 Oktober 2017

INTERNET

PENGERTIAN INTERNET

Berbagai definisi dikemukakan oleh para ahli dan teknisi yang terlibat di dalam dunia internet, beberapa definisi harus berkembang sejalan dengan perubahan jaman dan berbagai aspek kehidupan. Tetapi untuk mempermudah Anda mengenai gambaran apa itu internet, maka kami memilih definisi sebagai berikut.
Internet merupakan jaringan global yang terdiri dari berbagai komputer yang saling berhubungan dan bekerjasama dengan cara berbagi informasi dan data menggunakan protocol TCP/IP.
Internet merupakan jaringan dari jaringan komputer (interconnected network) dimana internet dapat digambarkan sebagai sebuah kota elektronik yang sangat besar dimana setiap penduduk memiliki alamat (Internet & e-mail address) yang dapat digunakan untuk berkirim informasi atau surat. Jika penduduk itu ingin berkeliling kota, cukup dengan menggunakan komputer sebagai kendaraan.


Komputer yang terhubung dengan Internet dapat menggunakan satah satu atau seluruh layanan internet berikut:

1. Electronic Mail (e-mail): memungkinkan kita untuk dapat mengirimkan dan menerima surat elektronik. Dengan fasilitas ini kita bisa berhubungan dengan siapapun di dunia ini asalkan memiliki e-mail. Contoh alamat e-mail adalah: xyz@yahoo.com, tony@lin.go.id, sarah@itb.ac.id, dan lain-lain. Alamat e-mail ini bersifat unik, artinya tidak akan ada dua alamat yang sama untuk dua pengguna yang berbeda. Selain surat, dengan e-mailkita juga dapat bertukar file atau gambar.

2. Telnet: memungkinkan kita untuk masuk ke komputer lain dan menggunakannya seolah-olah kita berada pada komputer tersebut.

3. File Transfer Protocol (FTP); memungkinkan kita untuk dapat mengambil file (download) dari komputer lain atau menyimpan file (upload) pada komputer lain.

4. Gopher; suatu metoda untuk mencari atau mengakses informasi yang terdapat di internet tetapi hanya berbasiskan teks. Saat ini, gopher telah dimasukkan ke dalam World Wide Web (WWW), kita dapat menemukan link dokumen gopher padahalaman web.
Jadi pada dasarnya internet merupakan suatu jaringan yang menghubungkan PC–PC di seluruh dunia dengan menggunakan protokol TCP/IP sebagai standar jaringan mereka (PC atau jaringan yang tidak menggunakan TCP/IP sebagai standar tidak bisa melakukan koneksi ke Internet).

SEJARAH INTERNET

Internet sendiri pertama kali dikenal sekitar tahun 1968-1969. Pada saat itu Advanced Research Projects Agency (ARPA), salah satu bagian dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat, menciptakan ARPAnet yang merupakan cikal bakal internet. ARPAnet adalah suatu jaringan komputer yang tersebar untuk menghindarkan terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan. Jadi bila satu bagian dari sambungan network terganggu dari serangan musuh, jalur yang melalui sambungan itu secara otomatis dipindahkan ke sambungan lainnya. Jaringan ARPAnet ini menghubungkan 4 titik yaitu University of California di Los Angeles, SRI (di Stanford), University of California di Santa Barbara, and University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
Sejak saat itu, teknologi internet mulai berkembang. Beberapa lembaga penelitian dan pendidikan bergabung dengan jaringan ini untuk melakukan penelitian dan pengembangan teknologi. Kemudian muncullah teknologi-teknologi yang mendukung berkembangnya internet seperti program e-mail, TCP/IP, WWW dan lain-lain.
Di Indonesia sendiri, teknologi internet mulai dikembangkan pada awal tahun 1990-an. Beberapa institusi yang menjadi perintis keberadaan internet di Indonesia adalah: ITB, UI, BPPT, LAPAN dan PUSDATA DEPRIN. Pada saat itu jaringan Internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network.

MANFAAT IINTERNET

Secara umum ada banyak manfaat yang dapat diperoleh apabila seseorang mempunyai akses ke internet. Satu hal yang paling menarik ialah keanggotaan internet tidak mengenal batas negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran. Internet adalah suatu komunitas dunia yang sifatnya sangat demokratis serta memiliki kode etik yang dihormati segenap anggotanya. Manfaat internet terutama diperoleh melalui kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal batas jarak dan waktu. Beberapa manfaat yang diperoleh dari penggunaan internet adalah:


  • Informasi yang murah, cepat dan terkini. Dengan adanya internet kita akan selalu bisa mendapatkan informasi dengan murah, cepat dan terkini, misalnya berita politik, olahraga (Piala Dunia, Liga Sepakbola, Formula 1 dan lain-lain), ekonomi (pergerakan nilai mata uang asing, pergerakan nilai saham dan lain-lain), sosial dan lain-lain.
  • Alat Komunikasi. Selain e-mail, kita dapat berkomunikasi dengan orang yang secara fisik letaknya jauh dengan kita dengan menggunakan berbagai aplikasi yang menunjang teknologi internet, seperti media chatting (Internet Relay Chat, ICQ, Yahoo! Mesengger, Skype dll), video conference dan lain-lain.
  • Perpustakaan Raksasa. Internet dapat diibaratkan perpustakaan raksasa. Kita dapat mencari berbagai literatur tentang bermacam topik di sini. Dalam website ini kita dapat memperoleh buku-buku yang dapat kita baca secara online maupun offline (setelah di download terlebih dulu) secara gratis, buku-buku tersebut mulai dari ensiklopedia, novel, iptek, dan sebagainya. Tentunya tidak semua buku yang diinginkan tersedia secara gratis, ada beberapa yang harus dibeli secara online.
  • Media Promosi dan publikasi. Melalui media internet, perusahaan dapat mempromosikan produknya dengan lebih lengkap dan murah. Perlu diingat bahwa media ini bisa diakses 24 jam sehari. Selain itu institusi non-profit pun dapat memanfaatkan media internet untuk mempublikasikan, misalnya hasil riset, paper ilmiah, dan lain-lain.
  • Reduksi biaya kertas dan distribusi. Sekarang sudah banyak media cetak yang menggunakan media internet untuk menyimpan berita atau artikel yang mereka miliki. Sebut saja: kompas.com, kontan-online.com, detik.com, gatra.co.id, dan lain-lain.
  • Pertukaran data. Pertukaran data juga akan jauh lebih mudah, lebih cepat, dan lebih murah dengan menggunakan media internet. Yang perlu diperhatikan adalah keamanan jika data yang dipertukarkan bersifat rahasia
  • Media Bisnis. Tidak dipungkiri lagi, saat ini kita tengah memasuki era e-commerce dimana proses-proses komersial dilaksanakan dengan online. Mulai dari promosi sampai dengan transaksi bahkan pembayaran, semua dilakukan dengan media internet.


Untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, sudah waktunya para profesional Indonesia memanfaatkan jaringan internet dan menjadi bagian dari masyarakat informasi dunia.

KONEKSI INTERNET

  • ADSL atau Asymmetric Digital Subscriber Line adalah salah satu bentuk dari teknologi DSL. Ciri khas ADSL adalah sifatnya yang asimetrik, yaitu bahwa data ditransferkan dalam kecepatan yang berbeda dari satu sisi ke sisi yang lain.
  • LAN (Local Area Network) adalah adalah jaringan komputer yang hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer di sebuah kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil lagi.
  • Hotspot, Saat ini, banyak sekali terdapat tempat-tempat umum atau perkantoran yang menerapkan jaringan melalui teknologi wireless LAN atau yang sering dikenal dengan istilah hotspot. Dengan jaringan seperti ini, tidak perlu lagi direpotkan dengan penggunaan kabel karena jaringan ini menggunakan gelombang microwave seperti jaringan GSM handphone.
  • Modem adalah singkatan dari modulator-demodulator yaitu alat yang digunakan untuk menghantar dan menerima data dari sebuah PC ke sebuah PC yang lain melalui jaringan telekomunikasi, seperti telepon. Modem adalah alat untuk mengubah data dari bentuk digital ke analog dan sebaliknya. Dengan adanya modem, pengguna PC dapat tersambung ke internet untuk mencari dan mendapatkan informasi dari berbagai belahan dunia.

Read More